
Biak Numfor,(KPN)– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Biak Numfor masih menunggu kebijakan Presiden Republik Indonesia terkait kemungkinan kenaikan persentase Dana Otonomi Khusus (Otsus). Jika kebijakan tersebut disetujui, pemerintah daerah berencana memperluas program bantuan transportasi bagi para petani di wilayah Biak Numfor.
Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra, mengatakan bahwa saat ini fokus utama pemerintah daerah adalah meningkatkan kesejahteraan petani. Hal itu disampaikan kepada media di Kantor Bupati Biak Numfor, Senin (5/1/2026).
Menurut Bupati, selama ini pemanfaatan Kartu Tani masih terbatas pada akses pupuk bersubsidi. Padahal, petani masih menghadapi beban biaya lain, terutama biaya transportasi menuju pasar untuk menjual hasil panen.
“Melalui kebijakan baru ini, pemerintah daerah berencana menambahkan fasilitas transportasi gratis pada Kartu Tani,” ujar Markus Mansnembra.
Ia menjelaskan, petani yang telah memanen hasil pertaniannya dan hendak menjual ke pasar nantinya dapat menggunakan layanan bus Damri secara gratis, baik saat berangkat menuju pasar maupun saat kembali ke kampung.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurangi beban biaya petani, khususnya ketika hasil panen tidak laku terjual. Selama ini, banyak petani tetap harus menanggung ongkos transportasi pergi dan pulang meskipun mengalami kerugian.

“Sering kali petani sudah keluar biaya transportasi, tapi hasil panen tidak terjual. Ini yang ingin kami bantu melalui kebijakan ini,” jelasnya.
Untuk mencegah penyalahgunaan fasilitas, Pemkab Biak Numfor akan menerapkan sistem Kartu Tani yang lebih ketat, berbasis data nama, alamat, dan foto pemilik kartu. Kartu tersebut hanya dapat digunakan oleh petani yang benar-benar membawa hasil panen untuk dipasarkan.
Selain petani, pemerintah daerah juga tengah melakukan koordinasi dengan para pedagang dan pengepul di pasar. Pemerintah akan menyiapkan skema kebijakan agar pengepul juga memperoleh fasilitas yang sesuai, guna mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian.
“Kami ingin seluruh rantai distribusi pertanian berjalan baik, dari petani hingga pengepul, sehingga hasil pertanian Biak Numfor bisa terserap maksimal,” kata Bupati.
Kebijakan ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dalam mendukung sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani di daerah tersebut.(Selfina)