
Kota Jayapura, (KPN)– Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kota Jayapura menggelar ruang publik bertajuk “Torang Tanya Wali Kota Jawab” yang berlangsung di manhole kantor Wali Kota Jayapura, Senin (14/4/2025). Kegiatan ini menjadi wadah resmi bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung aspirasi, keluhan, maupun masukan kepada Wali Kota Abisai Rollo dan Wakil Wali Kota Haji Rustan Saru.
Dalam kegiatan yang dihadiri oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta perwakilan masyarakat dari berbagai wilayah di Kota Jayapura ini, Wali Kota menegaskan komitmennya untuk membuka ruang dialog terbuka secara rutin sebagai bagian dari pelayanan publik yang lebih responsif dan partisipatif.
“Ini baru pertama kali ruang publik kita buka. Tadi masyarakat banyak yang hadir dan aspirasi mereka sangat penting untuk kami dengar langsung,” ujar Abisai Rollo.
Selama kurang lebih dua jam berlangsung, masyarakat menyampaikan beragam persoalan, mulai dari status tenaga honorer K2 dan P3K, permasalahan banjir akibat pembangunan di atas saluran air, hingga kebutuhan sekretariat khusus bagi penyandang disabilitas.
Menanggapi masalah banjir, Wali Kota menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap bangunan liar yang berdiri di atas saluran air dan daerah aliran sungai (DAS),salah satu contoh kawasan rawan banjir disekitar hotel Musi dan termasuk bangunan milik CV Thomas yang dulunya merupakan area resapan air itu akan dikembalikan fungsinya sebagai retensi.
“Kita sudah sepakati, bangunan yang melanggar di atas daerah aliran sungai, kita akan bongkar. Tidak boleh bangun di situ,” tegasnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Jayapura juga telah merencanakan pembangunan rumah singgah dan rumah perintis untuk penyandang disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di wilayah Koya dan Port Numbay. Program ini ditujukan untuk memberikan perlindungan serta akses pelayanan sosial yang lebih layak bagi kelompok rentan tersebut.
Sebagai tindak lanjut, Wali Kota meminta seluruh OPD untuk terus hadir dalam ruang publik yang akan digelar setiap pekan.
“Senin depan dan seterusnya, OPD harus siap. Masyarakat datang, kita jawab bersama-sama. Supaya program kita tepat sasaran,” ucapnya.
Melalui ruang publik Torang Tanya Wali Kota Jawab, Pemerintah Kota Jayapura berharap tercipta komunikasi yang aktif, terbuka, dan solutif antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya membangun Kota Jayapura yang lebih baik, inklusif, dan berkelanjutan.(Selfina)