
Biak Numfor, (KPN)– Wakil Bupati Biak Numfor, Jimmy Kapisa, menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor dalam meningkatkan mutu pelayanan pendidikan, kesehatan, serta pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah, ibu menyusui, dan balita hingga ke kampung-kampung.
Hal tersebut disampaikan Jimmy Kapisa kepada awak media usai memimpin apel gabungan perdana di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor, Senin (5/1/2026).
Menurutnya, pelayanan pendidikan tidak boleh hanya terfokus di wilayah perkotaan, tetapi harus menjangkau seluruh kampung. Anak-anak didik di pelosok, kata dia, berhak mendapatkan pelayanan pendidikan yang sama baiknya dengan anak-anak di kota.
“Pendidikan kita harus melihat pelayanan kepada masyarakat, terutama kepada anak didik kita, bukan hanya di kota tetapi juga di kampung-kampung,” ujar Jimmy Kapisa.
Selain pendidikan, Wakil Bupati juga menekankan komitmen Bupati Biak Numfor dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Salah satu fokus utama adalah pelayanan kesehatan 24 jam di seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Biak Numfor.

“Sejak tahun lalu Bupati sudah berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan, dan tahun ini ditingkatkan lagi dengan pelayanan 24 jam di seluruh Puskesmas. Tentunya kami menyadari masih ada kekurangan dan untuk itu kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat,” ungkapnya.
Jimmy Kapisa menambahkan, Pemerintah Daerah akan terus melakukan pembenahan satuan-satuan pelayanan kesehatan, khususnya Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu), melalui Dinas Kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan program strategis Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Program ini dinilai sangat penting untuk menjamin asupan gizi anak-anak sekolah.
“Kita tidak hanya ingin melihat anak-anak kita berpakaian rapi dan mendapatkan pendidikan di sekolah, tetapi asupan gizi mereka juga sangat penting,” jelasnya.
Ia mengakui bahwa pada awalnya program Makan Bergizi Gratis sempat menimbulkan keraguan di tengah masyarakat. Namun kini, antusiasme masyarakat justru semakin meningkat, ditandai dengan banyaknya pihak yang mendaftar untuk membentuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Kita percaya di tahun ini akan bertambah lagi SPPG, sehingga pelayanan makan bergizi gratis bisa disalurkan sampai ke pelosok. Bukan hanya anak sekolah, tetapi juga ibu menyusui dan balita bisa tersentuh oleh program ini,” katanya.
Wakil Bupati menegaskan, seluruh program tersebut merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat sepanjang tahun 2026.
“Ini semua adalah komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat Biak Numfor,” tutupnya.(Selfina)