
Jayapura (KPN) – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Jayapura membantah isu yang beredar di masyarakat Papua terkait adanya program mudik gratis menggunakan kapal Pelni pada perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Kepala PT Pelni (Persero) Cabang Jayapura, Nurul Azhar, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada program mudik gratis yang ditugaskan oleh Pelni pusat maupun kementerian terkait.
“Sehubungan dengan beredar informasi tiket mudik gratis, kami tegaskan bahwa sampai saat ini program yang berlaku di PT Pelni hanya stimulus ekonomi berupa diskon 20 persen dari tarif dasar,” ujar Nurul Azhar kepada awak media, Kamis (11/12/2025).
Ia menjelaskan, stimulus ekonomi tersebut berlaku untuk jadwal keberangkatan kapal mulai 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam meringankan biaya transportasi masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Sekali lagi kami sampaikan, belum ada penugasan mudik gratis, baik dari Pelni pusat maupun kementerian,” tegasnya.
Meski tanpa program mudik gratis, antusiasme masyarakat Papua menggunakan kapal Pelni justru mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pelabuhan Jayapura diproyeksikan menjadi salah satu titik keberangkatan terpadat di Indonesia selama periode Nataru.
“Proyeksi lonjakan penumpang di wilayah Jayapura dan sekitarnya mencapai sekitar 21.000 orang. Bahkan Pelabuhan Jayapura diperkirakan masuk lima besar pelabuhan tersibuk bersama Ambon, Makassar, Batam, dan Sorong,” ungkap Nurul Azhar.
Sementara itu, Kepala Bagian Keuangan Pelni Cabang Jayapura, Ahmad Rizal Fahmi, menyebutkan Pelni telah menghadirkan berbagai kemudahan layanan bagi penumpang, mulai dari pemesanan tiket hingga proses check-in.
“Sekarang penumpang sudah bisa melakukan self check-in seperti di maskapai penerbangan. Cukup melalui aplikasi Pelni Mobile, penumpang akan mendapatkan barcode dan tinggal menunjukkannya kepada petugas di pelabuhan tanpa harus antre,” jelas Rizal.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk membeli tiket lebih awal melalui layanan online agar tidak kehabisan, mengingat penjualan tiket dibuka secara nasional.
“Siapa cepat dia dapat. Begitu jadwal kapal tersedia, segera lakukan pembelian tiket secara online agar tidak kehabisan,” pungkasnya.(Redaksi)