Kepala Bidang Pencegahan dan Pengealian Penyakit  Provinsi Papua, dr.Aron Rumainum,saat di wawacari (ft/Mar)
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengealian Penyakit Provinsi Papua(ft/Mar)

Keerom(KPN)-Guna memberikan pelayanan kesehatan di daerah terisolir, terpencil tertinggal (3T) di wilayah Korowai Dinas Kesehatan Provinsi Papua akan menyediakan sarana transportasi bagi misionaris untuk permuda transportasi pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Provinsi Papua, Aron Rumainum mengungkapkan jasa penerbangan bagi pasien rujukan akan melayani juga di daratan Korowai.

“Sekretaris dinas akan pergi ke wamena untuk bekerja sama dengan Heli mission supaya program imunisasi dengan suntikan yang direncanakan dilakukan secara besar-besaran di Papua, kalau pemerintah tidak bisa masuk nanti manfaatkan Hamba Tuhan Pak Trevor Johnson untuk mobilisasi,” ujarnya.

Nantinya lajud Aron akan seperti dilakukan di Asmat polisi,tentara dan pemerintah tidak bisa masuk karena terlalu jauh, maka mereka misonaris ini yang masuk memberikan pelayanan, bantuan bersumber dari dana otsus dan Kartu Papua Sehat,.

“Pak sekretaris dalam minggu ini sudah pergi ke Wamena untuk bekerjasama dengan heli mission sehingga dapat membantu para misionaris seperti Pak trevor,” katanya.

Tidak hanya di Korowai lajud Aron, untuk masyarakat di wilayah 3 terutama di distrik Towe, Kabupaten Keerom, biasanya ketika dirujuk dirumah sakit di Jayapura dan kembali tidak ada transportasi maka, mereka biasanya ke Dinas Kesehatan Provinsi Papua untuk meminta catatan dari sekertaros dinas mewakili Kepala Dinas Kesehatan penerbangan supaya mereka pasien bisa diantar kembali ke towe dengan biaya gratis yang ditanggung oleh kartu Papua sehat KPS.

“Karena BPJS Kesehatan tidak menanggung biaya trasport rujukan, dan selain Towe yang paling banyakengunakan jasa KPS ini ada (Kabupateb) Pegunungan Bintang, ada yang mengunana HAMA, MAAF,” pungkasnya,(Mar)