Gubernur Papua, Lukas Enembe , saat menandatangani batu prasasti bersama Pdt.Piet Daniel. S.Th.(ft/Celia)

Jayapura (KPN)- Gubernur Papua, Lukas Enembe.SIP.MH, meresmikan gedung gereja GKI Paulus dok v Jayapura, Jumat (26/10/2018). Peresmian gedung gereja ini diawali dengan penyambutan lewat prosesi adat, yakni Gubernur menginjakan kaki pada piring adat, selanjutnya menerbangkan balon serta penandatanganan batu prasasti dan pengguntingan pita tanda gedung gereja GKI Paulus dok v Jayapapura resmi di buka dan dipakai untuk beribadah.

Selain peresmian gedung gereja, juga digelar ibadah singkat yang di pimpin Pdt. Piet Daniel Yoweni, S.Th, dengan pelayanan Firman Tuhan 1 raja-raja pasal 8 ayat 1 sampai 13. Tabut perjanjian dipindahkan dan kemuliaan Tuhan memenuhi Bait Suci.

Dalam sambutannya, Gubernur Papua, Lukas Enembe, SIP. MH menyampaikan, “Tanah Papua adalah tanah damai, tanah yang diberkati Tuhan yang menjadi dambaan dan harapan bagi kita semua. Karena itu diharapkan gereja dapat membantu Pemerintah Daerah baik Provinsi, Kabupaten/Kota untuk dapat menciptakan damai bagi negeri ini.

“Salah satu prioritas pembangunan kita fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagaimana visi Papua Bangkit Mandiri dan Sejahtera yang Berkeadilan. Ketika masyarakat tidak sejahtera maka mereka akan menciptakan ketidakdamaian dilingkungan dimana mereka berada. Bila hal ini terjadi maka berpengaruh pada proses pelaksanaan pembangunan itu sendiri,” kata Gubernur Enembe.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua dan atas nama pribadi saya mengucapkan selamat kepada jemaat GKI Paulus dok v atas diresmikannya gedung gereja baru. Patut kita syukuri, karena proses pembangunan gedung ini tentunya membutuhkan pengorbanan baik pikiran, waktu, tenaga maupun biaya yang sangat besar, yang merupakan pekerjaan dan pergumulan yang panjang. Selama proses pembangunan gedung gereja ini, banyak suka dan duka yang dialami dalam jemaat, tetapi bukanlah hambatan maupun tantangan dalam pembangunan. Terbukti lewat campur tangan Tuhan semua harapan dan kerinduan jemaat dapat terwujud. Dikatakan dalam Firman Tuhan Mazmur 127 ayat 1, Jikalau bukan Tuhan Yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya. Firman Tuhan ini yang menjadi iman yang kuat sebagai motivasi bagi seluruh warga jemaat GKI Paulus dok v Jayapura untuk memberi dalam bentuk apapun bagi Tuhan sebagai pemilik hidup ini,” tutur Gubernur.

“Hikmat Tuhan sungguh luar biasa yang Ia anugerahkan pada jemat GKI Paulus dok v Jayapura, karena peresmian gedung gereja ini bertepatan dengan sukacita iman jemaat dalam rangka mensyukuri Hari Ulang Tahun GKI ke-62 di Tanah Papua. Jawaban atas pergumulan seluruh jemaat GKI di Tanah Papua, dibuktikan dengan peresmian gedung gereja yang berdiri kokoh dan megah. Sebagai orang percaya kita harus mengaminkan bahwa apa yang Tuhan buat selalu indah pada waktunya. Oleh karena itu saya berharap dengan adanya gedung gereja yang baru ini akan semakin meningkatkan semangat umat untuk beribadah, saling mengenal satu sama lain, dan saling melayani sebab ini adalah wujud kasih terhadap sesama,”lanjut Gubernur.

Gubernur Papua, Lukas Enembe , saat menekan tombol sirena sebagai tanda di resmikanya gedung gereja GKI Paulus dok v Jayapura .(ft/Celia)

“Semoga dengan peresmian gedung gereja ini, dapat meningkatkan rasa ketaqwaan, kerukunan dan keharmonisan hidup antar umat beragama didaerah ini untuk dapat mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin. Akhirnya saya menyampaikan selamat merayakan Hari Ulang Tahun GKI di Tanah Papua ke-62 bagi warga GKI di Tanah Papua dan selamat memasuki gedung gereja baru GKI Paulus dok v Jayapura, dan selamat melayani serta menjadi berkat bagi sesama,”tutup Gubernur.

Sementara itu, Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu, M.Th, menyampaikan, tingkat persekutuan semakin berkurang, untuk itu sebgai umat gereja, harus member perhatian pada persekutuan ibadah-ibadah.

“Data persekutuan ibadah dengan tingkat partisipasi jemaat dan persekutuan-persekutuan ibadah bukannya semakin bertambah tetapi semakin berkurang. Begitu banyak masalah dan persoalan-persoalan yang sudah menghantui kehidupan masyarakat secara luas, dan khususnya waga gereja warga GKI, oleh sebab itu hari disaat kita merayakan hari ulang tahun GKI yang ke-62, sebagai ketua SINODE di Tanah Papua saya mengingatkan kepada kita semua member perhatian pada persekutuan ibadah-ibadah,” katanya.

“Tugas kita bersama baik sebagai fungsionaris gereja tetapi juga warga gereja, kita semakin giat untuk meningkatkan pembinaan-pembinaan spiritual kita, pembinaan-pembinaan spiritual umum saya berharap menjadi perhatian penerus nantinya,” pungkasnya.

Gubernur Papua, Lukas Enembe yang didampingi Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Andrikus Mofu, M.Th, Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring, Kapolda Papua, Irjen Pol Martuani Sormin. Sejumlah Anggota FORKOPIMDA Provinsi Papua, para Asisten Sekda Papua, pimpinan dedominasi gereja, dan warga jemaat GKI Paulus dok v Jayapura.(Celia)