Lanjut ke konten

PLN : Pasokan Listrik Saat PON Aman

Foto : Humas Pemprov Papua

Jayapura (KPN) – Pasokan listrik selama pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Tahun 2021 dipastikan aman dan terpenuhi.

Jaminan tersebut disampaikan General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua & Papua Barat, Abdul Farid, usai menerima kunjungan kerja tim PB PON Papua, di ruang kerjanya, Kamis (24/9/2020).

Ia pastikan, kebutuhan daya di empat wilayah pelaksanaan PON, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Merauke sangat mencukupi.

Kini, PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat sedang berupaya membangun jaringan kabel bawah tanah, supaya pasokan listrik di empat klaster yang menjadi tempat penyelenggaraan PON, tidak terganggu.

“Sebab kalau daya cukup itu belum aman. Makanya kami di Kota Jayapura ini contohnya, ada banyak sekali menanam kabel di dalam tanah. Sehingga diharapkan keandalan pasokan listrik ini saat PON meningkat,” terang dia.

Hal penting lain yang dilakukan PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat saat ini adalah menyiapkan antisipasi ketersediaan listrik lewat genset mobile yang nantinya ditempatkan di seluruh venue atau tempat penyelenggaraan iven PON. 

“Sehingga dengan beberapa skenario ini secara keseluruhan, PLN siap untuk mensukseskan PON,” ucap ia.

Sekretaris Umum (Sekum) PB PON Papua, Elia Loupatty mengapresiasi kinerja PLN dalam mempersiapkan jaringan listrik untuk kebutuhan iven empat tahunan itu pada tahun depan. 

Oleh karenanya, pihaknya semakin yakin bahwa penyelenggaraan PON di Papua, bakal lebih semarak dan tak bakal mengalami gangguan apa pun dari segi ketersediaan pasokan listrik.

“Saya pikir PLN Wilayah Papua dan Papua Barat, cukup membahagiakan kami dalam paparannya dimana sudah memastikan pasokan listrik di 4 wilayah yang akan laksanakan PON cukup lalu ada peningkatan keandalan serta back up lewat genset mobile”.

“Karena itu, kami berterimakasih dan saya percaya lewat persentasi ini, kemudian upaya PLN di hari yang akan datang, kami tidak ragu dengan penyelenggaraan PON di setiap venue. Termasuk penyelenggaraan PON, tidak pengaruhi kebutuhan listrik di rumah tangga maupun toko-toko,” tandasnya. (Humas Pemprov Papua)

%d blogger menyukai ini: