Lanjut ke konten

Diperkuat Bloker Terbaik Indonesia, NTB Blokir Langkah Papua ke Semifinal


JAYAPURA – Tim Voli Pasir Papua gagal menyumbangkan satu tim pun ke semifinal Voli Pasir PON XX Papua yang berlangsung di Arena Voli Pasir Koya Koso, Kota Jayapura.
Tim putra Papua 1 menjadi harapan satu-satunya untuk meraih medali di cabang ini. Namun asa mereka sirna setelah pasangan NTB 2 pasangan Thio dan Danang mengalahkan pasangan tuan rumah Togret Emcnu dan Tuanda Eka Pratama, dengan skor 2-0 (21-16, 21-16), di arena voli pasir Koya Koso, Kota Jayapura, Jumat (8/10/2021).
Walaupun bermain di kandang sendiri dan mendapat dukungan dari penonton, tim Papua besutan I Nyoman Sudiantarayana ini kalah pengalaman dari NTB. Betapa tidak tim asal Nusa Tenggara Barat diperkuat atlet bloker terbaik di Indonesia, Tio Kesuma Sentosa dan Danangsyah.
Pelatih Kepala Voli Pasir Papua I Nyoman Sudiantarayana mengatakan, secara skill atau kemampun tim putra Papua memiliki kualitas yang tidak jauh beda, hanya beda pengalaman.
“Secara keseluruhan memang kita kalah pengalaman, permainan kedua pemain terkesan monoton,” ujar Nyoman.
Ia mengaku NTB mempunyai bloker terbaik yang ada di Indonesia saat ini. Dia sangat gampang membaca permainan lawan, apalagi umpan dua.
“Seharusnya cepat merubah ke umpan satu, untuk menghindari reaksi blok lawan,” ujarnya.
Ia menilai banyak spike dari pasangan Papua selalu dapat diblok NTB, seharusnya mereka memanfaatkan bola satu, karena mereka unggul di bola satu. Namun momen itu tidak dimanfaatkan dengan baik oleh anak asuhnya.
“Saya sudah memberikan instruksi namun mungkin ada pertanyaan lain di lapangan,” katanya.
Jika dilihat secara keseluruhan permainan hampir sama, perolehan poin pun tidak begitu jauh. Hanya faktor pengalaman yang mengalahkan mereka.
“Lawan mereka ini merupakan bloker nasional yang sudah melanglang buana,” ujarnya.
Dengan hasil minor ini, pelatih Papua yang akrab disapa Mangko ini mengaku, dengan kekalahan ini, tidak ada satu pun tim Papua yang lolos ke babak semifinal.
“Tidak ada harapan lagi, saya sebagai kepala pelatih menyampaikan permohonan maaf,” katanya.
Dia pun menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Papua, sebab target yang diberikan oleh KONI Papua tidak dapat diwujudkan.
“Saya mohon maaf karena tidak bisa memberi yang terbaik buat masyarakat Papua,” katanya.
Sementara pada pertandingan sebelumnya DIY 1 berhasil mengalahkan NTB 1 dengan skor 2-0 (21-18, 21-16). (Thoding/Timo/Humas PB PON XX Papua)

%d blogger menyukai ini: