
Para pendeta menerima pelayanan pemeriksaan kesehatan dari tim medis, memastikan mereka tetap sehat dan siap untuk terus melayani dengan penuh semangat.(foto/Selfina)
Jayapura, (KPN)– Bertempat di Gedung Gereja GKI Harapan Abepura, Klasis Port Numbay menggelar pemeriksaan kesehatan bagi para pendeta yang melayani di 51 jemaat yang ada di lingkungan Klasis Port Numbay. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari perhatian khusus terhadap kesehatan para pelayan firman, agar selain kuat dalam iman, mereka juga sehat secara fisik dalam menjalankan tugas mereka.
Ketua Klasis Port Numbay, Pdt. Andris Tjoe, M.Th, dalam wawancara dengan kabar Port numbay.net , menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan perhatian terhadap kesehatan para pendeta.
“Kami ingin para pelayan firman tidak hanya kuat dalam melayani, tetapi juga sehat secara fisik. Sering kali kami para pendeta terlalu fokus pada pelayanan, dan lupa untuk memeriksakan kesehatan. Ini momen yang sangat penting untuk mendeteksi kondisi kesehatan kami lebih awal,” ujarnya.

Ketua Klasis Port Numbay, Pdt. Andris Tjoe, M.Th, menerima pelayanan pemeriksaan kesehatan dari petugas medis, menjaga kesehatan untuk terus melayani dengan dedikasi. (foto/Selfina)
Pemeriksaan kesehatan ini melibatkan tim medis dari komunitas yang ada di wilayah Klasis Port Numbay, termasuk dokter dan perawat. Ketua Klasis menambahkan bahwa program ini menjadi salah satu cara untuk memastikan para pendeta mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara rutin. “Kami akan mengadakan pemeriksaan seperti ini sekitar tiga bulan sekali untuk memastikan kesehatan kami tetap terjaga,” tambahnya.
dr. Alvin yang terlibat dalam pemeriksaan tersebut menjelaskan bahwa pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengecekan tanda-tanda vital seperti tensi darah, nadi, dan wawancara medis, serta tes tambahan seperti gula darah, kolesterol, dan asam urat. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa banyak pendeta yang mengalami masalah kesehatan terkait dengan gula darah tinggi, kolesterol, dan asam urat.

Sebagai langkah pencegahan, dokter memberikan beberapa himbauan terkait pola makan yang sehat, menghindari konsumsi gula, garam, dan lemak yang berlebihan. “Selain itu, kami juga mendorong mereka untuk melakukan aktivitas fisik ringan setiap hari, seperti jalan kaki selama 30 menit, minimal lima kali seminggu. Aktivitas ini sudah cukup untuk menjaga kesehatan tubuh,” terang dokter Alvin”
Pemeriksaan kesehatan bagi para pendeta ini merupakan salah satu bentuk perhatian Klasis Port Numbay terhadap kesejahteraan fisik para pelayan firman, sehingga mereka dapat terus melayani dengan sehat dan penuh semangat.(Selfina/KPN)