20170616_113321
Pangdam XVII /Cenderawasih,Kapolda Papua foto bersama dengan tokoh agama,adat,masyarakat,perempuan dan pemuda(ft/Obi)

Jayapura (KPN). Bertempat di Aula Tony Rompis Kodam XVII/Cendrawasih,jumat(16/6/2017),Pangdam XVII/Cenderawasih gelar tatap muka dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda dan insan pers di Kota Jayapura.

Pangdam XVII Cendrawasih, Mayjen TNI George Elnadus Supit dalam sambutannya mengatakan bahwa, Kodam bukan hanya milik para prajurit Kodam saja, tetapi juga milik seluruh masyarakat papua. Seluruh komponen yang ada di Tanah Papua adalah pemilik Kodam XVII Cendrawasih. Dengan demikian, tanpa masyarakat Papua, Kodam tidak akan bisa bekerja sehingga dukungan moril dan sumbang saran yang baik sangat diharapkan.

“Ini pertama kali saya mengundang bapak dan ibu sekalian, pertama membuka silaturahmi, patuh bersilaturahmi dalam rangka menjalin hubungan yang lebih baik dan lebih mesra,” ungkap Pangdam.

Lebih lanjut Pangdam XVII Cendrawasih menjelaskan bahwa keberadaan Kodam tidak terlepas dari keberadaan masyarakat di Tanah Papua. Selama hampir 50 tahun Kodam bersama masyarakat Papua, tentunya sudah banyak suka duka yang dialami bersama.

Pangdam XVII Cendrawasih mengajak seluruh komponen di Tanah Papua untuk tidak melihat ke belakang, tetapi melihat ke depan demi Papua yang lebih maju dan sejahtera di masa yang akan datang.

Sementara itu, Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Papua, Pastor Leo Laba Ladjar, mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas bagi Pangdam XVII Cendrawasih di Tanah Papua.

“Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dari masyarakat Papua, tentunya tugas-tugas yang dilakukan oleh Kodam tentunya tidak bisa bekerja atau berjalan sendiri untuk memikul tugas-tugas mereka juga membangun rumah-rumah ibadah, mereka di perbatasan membantu sekolah-sekolah mengajar saat tidak ada guru,
malah mencetak sawah dan ini satu hal yang patut kita hargai. Karena semakin kita lihat dari segi positif dalam tindakannya, semakin kita memberikan cap hitam, maka mereka semakin hitam dalam tindakannya,” ungkap pastor Leo.

Selain tokoh agama, salah seorang tokoh perempuan, Hems Bonay menyampaikan apresiasi kepada Pangdam XVII

“Selamat datang di Papua dan bapak sudah memulai dan mengawali sesuatu yang benar dan jujur, transparan bagi kami di tanah atau negeri ini, saya juga memberikan apresiasi kepada Kapolda Papua, duet yang sangat baik. Marilah kita jaga Tanah Papua bersama-sama,” pungkas hems. (SO)