Jayapura (KPN)- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Jayapura minta pengusaha perhotelan untuk merekrut para pencari kerja, khususnya orang asli Papua. Ini berkaitan dengan potensi yang dimiliki Kota Jayapura, khususnya di sektor jasa melalui perhotelan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Jayapura, Djoni Naa menuturkan program prioritas yang akan direalisasikannya sesuai dengan misi Kota Jayapura yang keempat, yaitu peningkatan kualitas sumber daya masyarakat.

“Yang kami utamakan adalah pencari kerja, khususnya warga asli Port Numbay,” ucap Djoni yang baru saja menjabat sebagai Kadisnaker Kota Jayapura, ketika ditemui wartawan di Kantor Walikota Jayapura, Selasa (13/3).
Penerimaan pencari kerja untuk orang asli Papua juga dikarenakan banyaknya perhotelan yang akan dibuka, menjelang PON XX.

Dengan adanya program prioritas ini, maka pihaknya akan menyelenggarakan pelatihan perhotelan yang berkesinambungan dan merekrut masyarakat Port Numbay, sesuai dengan niat dan keinginannya untuk dapat berkompetisi dan maju dibidang usaha jasa perhotelan.
Program unggulan Disnaker setempat yakni memediasi perselisihan suatu perusahaan atau instansi dengan pekerjanya.
Djoni yang belum sebulan menjabat, sedang menangani tiga kasus perselisihan antara pekerja dan perusahaan, diantaranya masalah pemutusan hubungan kerja (PHK) secara tidak terhormat, ada juga yang mengundurkan diri namun pesangon yang didapat tidak sesuai dengan perjanjian kerja.
“Kami terus memediasi segala persoalan yang berhubungan antara pekerja dan perusahaan,” jelasnya.

Program kerja lainnya yang akan dilakukan adalah perluasan kesempatan kerja. Data dari Disnaker setempat menyebutkan pencari kerja sampai saat ini mencapai 14 ribu orang. Jumlah tersebut belum termasuk pencari kerja dari lulusan SMA dan sarjana yang baru lulus.
“Harus ada inovasi baru, demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Jayapura,” Djoni menambahkan. (echa/s)