Ratusan jemat GPDI Se-wilayah Tabi saat menhadiri ibadah KKR , yang berlangsung di lapangan Trikora Abepura .( ft/Sonya)

Jayapura ( KPN)- Ketua Pantia Hut ke -70 Tahun 2018 Gereja Pentakosta di Indonesia Papua Boy Markus Dawir , mengatakan lewat momentum perayaan Hut GPDI tahun ini bagaimana kita lebih memperkuat pelayanan, untuk berjalan trus mempertahankan gereja ini untuk tetap melayani sampai Tuhan datang , hal tersebut di sampaikan usai KKR yang di laksanakan di lapangan Trikora Abepura, 25/9/2018 , selasa malam.

Dengan sorotan Thema yang terambil dari kitab Yesaya 40 ayat 3, dengan kekuatan Tuhan untuk perjalan lebih kuat lagi kedepan.

Perayaan Hut ke – 70 GPDI, di gelar berbagai kegiatan yang di laksanakan selama sepuluh hari, diantaranya konfrensi internal gereja, KKR, donor darah, dan parade kendaraan hias yang

akan di laksanakan pada Sabtu 29 /9/2018.

Hut ke – 70 Tahun 2018 melibatkan , jemaat GPDI yang ada di Kota Jayapura, Keerom, Jayapura, Sarmi dan luar Tanah Tabi dan luar Papua .

“Kita mau memeriahkan hut ke – 70 Tahun Pelayanan GPDI di Tanah Papua , bersama- sama dengan kemuliakan Tuhan, kerena Tuhan sudah buat bagi kami “. kata Boy.

Sesuai dengan visi gereja yaitu kita bertambah trus dan tetap mengembangkan gereja ke depan .kerena itu stragi gereja yang telah di putuskan dalam rapat daerah GPDI.

“Untuk internal Gereja sendiri lebih memperkuat kita punya hamba -hamba Tuhan,untuk bagimana melayani dengan baik.” katanya .

Kehadiran GPDI di Tanah Papua sendiri sudah memiliki beberapa sekolah di wilayah papua dan luar Papua,dimana GPDI telah membuka sekolah alkitab .

Diusianya yang ke -70 Tahun, jumlah Jemaat GPDI di Tanah Papua,kurang lebih 118 ribu, yang tersebar di 67 klasis dan 529 jemaat, yang dipastikan akan hadir pada puncak perayaan hut Yubelium GPDI pada, Minggu 30 september mendatang , yang akan di hadiri langsung oleh Mentri Agama Republik Indonesia.

Diharapakan bagi internal GPDI, atau jemaat- jemaat Gereja Pentakosta yang ada di Tanah Papua untuk lebih dalam melayani, dan bisa melihat bagaimana para pendahulu merintis pelayanan ini dengan jerih lelah dengan susah payah mereka sudah menjaga dan mengawal dokrin dan pelayanan gereja,sehingga bertumbuh dan berkembang hingga saat ini.

Sementara itu juga di himbau kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura, Keerom,Jayapura, Sarmi Tabi, pada 29 september akan di adakan parade mobil hias yang mengambil strat di kantor bupati gunung merah kabupaten Jayapura di lepas oleh Bupati dan finis di kantor Gubernur dok 2 Jayapura, dengan menggunaka kurang lebih 2000 kendaraan, sehingga dipastikan akan menggangu lalu lintas, maka pantia lebih dulu memberitaukan kepada publik.( Sonya)