Jurnalis peduli bencana bersama HATI ( Himpunan Ahli Tanah Indonesia),

menyerahkan bantuan kepada masyarakat Kampung Karire -Bambar, ( Foto : Aryo)
Sentani ( KPN)- Banjir Bandang yang terjadi Sabtu (17/03) di Sentani yang memporak porandakan hampir sebagian besar Kabupaten Jayapura menyisakan duka yang mendalam, kurang lebih 200 Kepala Keluarga di Kampung Karire -Bambar belum bisa menerima bantuan yang ada di posko -posko.

Untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terkena musibah, Jurnalis peduli bencana bersama HATI ( Himpunan Ahli Tanah Indonesia), menyerahkan bantuan kepada masyarakat Kampung Karire -Bambar, Kamis (21/3/2019).

Adam kawai (62) salah satu warga yang selamat mengatakan bahwa bantuan yang ada di posko- posko belum bisa mereka terima dikerenakan harus ada surat keterangan dari RT setempat.

“Kami masyarakat sudah susah dan sangat lapar,mengapa bantuan yang ada di posko- posko harus tunggu prosedur yang terlalu lama,kasihan anak anak kami yang kelaparan,ungkap Adam kepada jurnalis yang sedang membawa bantuan kepada mereka.

Warga saat mengambil batuan peduli bencana dari Jurnalis dan HATI . ( Foto : Aryo )

Ina Siagian (39) penduduk setempat juga menambahkan, bahwa bantuan yang ada se akan mempersulit warga yang akan menerima dan terkesan lambat .

“Saya punya bayi, dan perlu makan, perlu pempers, minyak angin, kasihan kami, selama 4 hari ini kami harus tahan lapar karena peralatan untuk masak juga rusak terbawa banjir, saya mohon jika ada bantuan mungkin bisa lebih baik makanan yang sudah siap untuk di makan, karena kami berapa hari sempat makan mie instan kering,” ungkapnya.

Masyarakat berharap agar bantuan yang datang tidak mempersulit mereka ketika menerima bantuan itu mengingat kondisi seperti ini, dan masih ada beberapa desa yang belum bisa menerima bantuan dikarenakan akses jalan yang masih tertutup reruntuhan pohon serta lumpur yang menutupi bagian jalan,( Aryo)