Jayapura ( KPN)- Pemerintah Kota Jayapura akan melakukan sosialisasi dan menertibkan bangunan-bangunan yang berada di temapt-tempat terlarang.

Hal ini dikatakan Walikota Jayapura DR. Benhur Tommi Mano, MM, saat meninjau para korban di tenda darurat pengungsian. Selain itu, Wali Kota juga meninjau lokasi longsor yang berada di kawasan taman Anafre, distrik jayapura Selatan, Senin 18 Maret 2019.

“Nanti kita akan sosialisasi, kita akan lakukan penertiban kepada masyarakat yang membangun di tempat-tempat yang dilarang agar tidak terjadi lagi hal-hal semacam ini, saya sudah minta pak Lurah untuk mensosialisasi sepanjang kali ini”tegasnya.

Wali Kota Jayapura menyayangkan warga yang membangun di bantaran sungai dan lereng-lereng bukit karena hal ini sudah dilarang dan warga masih saja membangun.

“Mereka tidak sadar akan musibah yang nanti akan terjadi apabila membangun di tempat yang sudah dilarang, di bantaran-bantaran sungai mereka bangun, akhirnya terjadi penyempitan, begitu juga di lereng-lereng bukit mereka bangun, padahal sudah dilarang.”kata Wali Kota.

Wali Kota Jayapura menghimbau kepada Masyarakat Kota Jayapura untuk berhati-hati dengan curah hujan yang tinggi, terutama warga yang tinggal di lereng-lereng bukit dan bantaran sungai.

“Terutama di bagian-bagian lereng-lereng bukit dan bantaran sungai seperti di APO, Angkasa untuk berhati-hati karena curah hujan semakin tinggi selama bulan maret dan april, inikan musibah alam jadi mari kita jaga alam maka alam juga akan menjaga kita” ungkap BTM

Sementara itu disela-sela kunjungan, Wali kota bertemu dengan warga korban longsor yang menyampaikan aspirasinya kepada Walikota Jayapura terkait nasib mereka selanjutnya.

“Ya tadi ada warga sekitar 20 orang yang ingin dipulangkan, nanti kita akan fasilitasi, apakah ingin direlokasi atau mereka ingin pulang kita siap memfasilitasi, saya minta Pak Lurah untuk mendata warga korban longsor ini ”ucap Wali Kota.

Untuk di ketahui bencana tanah longsor yang terjadi di taman Anafre 17 Maret 2019 memakan korban jiwa 7 orang meninggal dunia, dan korban selamat masih diungsikan di tenda darurat di sekitar lokasi bencana.**(Humas)