Sentani ( KPN)- Banjir bandang yang melanda wilayah Sentani, tidak hanya menerjang pemukiman masyarakat, sekolah, rumah ibadah maupun bangunan lainnya.

Akan tetapi berdampak pula pada meluapnya air danau Sentani sehingga mengakibatkan rumah- rumah penduduk terendam setinggi 2 meter lebih

Melihat konsidi tersebut, Danramil 1701/Sentani Mayor Inf John Dahar, S.H bersama beberapa orang Babinsa melakukan

peninjauan dan pendataan rumah-rumah yang terendam air dengan perahu untuk membantu pengungsian masyarakat.

Pada Pkl 09.20 WIT , ketika Rombongan Danramil sedang mendata rumah-rumah yang terendam air, rombongan Danramil mendengar suara teriakan perempuan minta tolong dari salah satu rumah yang tenggelam.

” Begitu mendekati sumber suara tersebut, diketahui seorang wanita tua renta,Ibu Friskila Wally (66 Thn) ibu rumah Tangga istri terjebak didalam air Telaga Maya dalam kondisi lemah,” katanya .

Saya beserta Danramil waktu itu sedang melakukan pendataan rumah-rumah yang terendam air di telaga maya Kampung Asei Kecil, terang Supriyadi

” Saat kami melakukan pendataan, tiba-tiba kami mendengar suara perempuan minta tolong dari dalam rumah dan kami pun terkejut karena

setelah didekati, seorang ibu yang sudah tua minta tolong karena kakinya sakit dan masih berada didalam rumah yang terendam air ,ujar Supriyadi

Dikatanya Serka Supriyadi Anggota Babinsa Ramil 1701-01/ Sentani bergegas melakukan proses evakuasi dengan menggunakan perahu kecil milik warga untuk menyelamatkan Ibu Friskila Wally yang dari tadi menunggu pertolongan karena luapan air danau hampir mencapai atap rumahnya .

“Saya tadi mau mengambil ikan yang ada di jaring yang tidak jauh dari rumah meskipun, saatitu kondisi hujan karena kami butuh buat makan,” Ungkap Ibu Friskila Wally.

Lanjut oma Friskila Waktu turun ke air, kaki saya terasa keram dan sakit tidak bisa digerakan dan saya bersyukur melihat bapak-bapak TNI dari Koramil yang melintas didepan saya sehingga saya pun berteriak minta tolong

“Sakit karena sudah tidak mampu lagi menggerakan kaki saya,”ungkap Ibu Friskila Wally warga Kampung Asei kecil Distrik sentani Timur kabupaten Jayapura .

Syukurlah Proses Evakuasi berjalan dengan lancar karena posisi rumah yang terendam

air dimana terdapat Ibu Friskila Wally tidak begitu jauh dari pinggir danau, ujar Serka Supriyadi.

“Saat ini Ibu Friskila Wally sudah kami ungsikan ke tempat Posko Telaga Maya yang ada di Kampung Asei Kecil, tambah Supriyadi.