Wakil Bupati Jayawijaya Marten Yogobi, saat menyerahkan beras secara simbolis kedapa kepala Distrik Napua. ( Foto : Vina)

Wamena ( KPN)- Wakil Bupati Jayawijaya Marten Yogobi mengajak masyarakat untuk membuka lahan perkebunan seluas-luasnya disetiap kampung.

Ia juga meminta masyarakat untuk tidak melupakan makanan pokoknya yakni ubi dan babi

Masyarakat diharapkan tidak bergantung dengan bantuan pemerintah, salah satunya beras sejahtera yang rutin disalurkan setiap bulan.

Karena menurutnya kehidupan masyarakat di lembah Jayawijaya sejak sahulu kala bergantung pada kebun ubi dan ternak babi.

“Saya minta ini jangan dijadikan sebagai jatah setiap keluarga dan menjadi ketergantungan,tapi ini dijadikan sebagai makanan tambahan untuk memecu mereka giat membuka kebun yang luas lagi ,” ungkap Wakil Bupati saat menyalurkan beras sejahtera ( rastra) di Distrik Wailaik dan Distrik Napua, Rabu ( 27/3/2019)

Sehingga lanjut Wabup, dengan begitu mendorong masyarakat untuk tidak

melupakan makanan tradisionalnya.

Ia juga menilai dengan jatah rastra 15 kilo gram per kepala keluarga tentu tidak akan menxukupi kebutuhan pangan dalam sebulan.

Oleh sebab itu sangat penting untuk mendorong warga agar lebih rajin dalam membuka kebun.

dalam membuka kebun.

“Jadi beras tidak bisa dijadikan makanan pokok setiap hari, karena 15 kilo per KK bisa aaja habis dalam waktu tiga atau empat hari.Selebihnya mereka akan kembali ke makanan pokok kita yakni ubi,” paparnya.

Tambah Wabup, untuk itu masyarakat harus kembali ke kebun karena jati diri masyarakat yang ada di lembah Baliem adalah pada ubi dan babi yang menjadi sumber kehidupan. ( Vina)