Lanjut ke konten

Tim Trauma Healing Polda Papua datangi korban penganiayaan yang viral di Medsos

Foto : Dok Humas Polda Papua

Jayapura (KPN) – Pada hari Jumat tanggal 3 April 2020, Bertempat di RS. Bhayangkara Tim trauma Healing Polda Papua yang dipimpin Iptu Rini Dian Pratiwi, S.Psi, M.Psi, Psikolog, menjenguk Keisya (14) serta memberikan Trauma Healing atas aksi penganiayaan di jalur antara GOR Trikora dan tembok FKM Uncen Bawah Kota Jayapura yang sempat viral di media sosial.

Dalam kegiatan tersebut Tim trauma Healing Polda Papua memberikan terapi psikologi kepada korban penganiayaan untuk menghilangkan trauma yang dialami pasca kejadian penganiayaan yang terjadi pada hari selasa tanggal 31 Maret 2020 sekitar pukul 24.00 Wit.

Video kejadian tersebut Viral di Media Sosial yang berdurasikan sekitar 2 menit 32 detik dimana sekelompok pemuda melakukan pengeroyokan terhadap korban, hingga korban mengalami luka-luka pada bagian tubuh dan wajah serta mengalami Trauma.

Foto : Dok Humas Polda

Iptu Rini Dian Pratiwi, S.Psi, M.Psi, Psikolog, mengatakan : “Trauma Healing ini bertujuan untuk menghilangkan distress yang berkaitan dengan adanya pengalaman atau ingatan traumatik yang dialami oleh seseorang.”

Selanjutnya Tim trauma Healing Polda Papua akan terus memantau perkembangan kondisi dan melakukan terapi kepada korban untuk mengurangi Trauma yang dialami pasca penganiayaan di jalur antara GOR Trikora dan tembok FKM Uncen Bawah Kota Jayapura.

Foto : Dok Humas Polda Papua

Terapi yang dilakukakan oleh tim berlangsung kurang lebih selama 60 menit di Ruang inap Kakatua 5 RS. Bhayangkara tempat Keisya (14) dirawat. Setelah dilakukan Trauma Healing tersebut korban an. Keisya (14) mengatakan setelah mendapat Terapi Trauma Healing dari Tim Psikologi Polda Papua sekarang yang bersangkutan merasa lebih tenang walaupun rasa trauma yang dialami tetap ada. (Release Humas Polda Papua)

%d blogger menyukai ini: