Lanjut ke konten

Gondol 9 Medali, Kaltim Juara Umum Layar

JAYAPURA – Kontingen Kalimantan Timur meraih juara umum pada Cabang Olahraga (Cabor) layar PON XX Papua 2021. Kaltim mengoleksi total sembilan medali, meninggalkan kontingen Banten yang meraih lima medali, serta DKI Jakarta dengan tujuh medali.

Koleksi medali kontingen Kalimantan Timur ini diraih dari bersumber dari masing-masing dua emas dari nomor putra dan tiga emas dari nomor putri.

Nomor lomba putra ini datang dari pasangan Rizki Rahmadani dan Nugie Triwara (INA 2570) di kelas kelas Int. 470 Open Marathon dan pasangan Muhamad Abdul Sugianto dan Rahmad Aidil Pratama (56891) di kelas terbuka Marathon Int. 420 putra.

Sedangkan tiga medali emas atlet putri dari Sarmila (INA 2020) di kelas optimist putri (16.0), pasangan Dia Tri Utami–Nur Fatin Syafika (INA56819) di kelas Int.420 putri (10.0), serta Fitriaya (INA 214252) di kelas Laser4.7 putri (16.0).

Selain tujuh medali emas, Kaltim juga membukukan dua medali perak dan dua medali perunggu.

Sementara Provinsi Banten berada di posisi kedua dengan perolehan lima medali masing-masing 3 medali emas serta 2 medali perunggu. Yang menarik dari Banten ini adalah dua medali emas yang mempertebal perolehan kontingen Banten disumbangkan oleh Dexy Priany (INA 5) yang menang di kelas RX One putra dan Marathon RS One Putra, serta satu medali sumbangankan atlet putrinya Kirana Wardojo (INA 214247).

Pengumpul medali terbanyak ketiga adalah Provinsi DKI Jakarta dengan mengoleksi tujuh medali, yakni dua medali emas dan lima medali perak.

Dua medali emas DKI ini merupakan hasil kerja keras di kelas putri, yakni Nabila Syafina (INA99) di RS: One Putri dan Astary Rahayu (INA15) di kelas Techno 293 putri.

Sementara Kontingen Kepulauan Riau (Kepri) berada di posisi keempat dengan total raihan lima medali, yang terdiri dari dua medali emas dan tiga medali perak. Dua medali emas Kepri disumbangkan Ahmad Zainudin (INA217960) yang turun di kelas Laser Std. Putra dan kelas Marathon Laser Std. Putra.

Masuk di posisi ke lima, Provinsi Jatim yang mengoleksi 7 medali, yang bersumber dari dua medali emas, satu medali perak, dan empat medali perunggu. Medali emas untuk Jatim diberikan oleh M. Viko Wijanarko (INA88) di kelas Techno 293 putra, dan Hoiriyah (INA8) di kelas RS:X 85 putri. 

Sementara tuan rumah Papua, berada di posisi keenam dengan mengoleksi empat medali. Dua medali emas disumbangkan oleh M. Faisya Aldiansyah (INA14) di kelas optimis putra dan Aldo Rizki Zulkarnaen (INA 219155) dari kelas laser 4.7 putra.

Sedangkan Kontingen Bali berada di posisi ketujuh dengan raihan satu medali emas dari I Made Oka Sulaksana yang turun di kelas RS:X9.5 putra.

Posisi kedelapan diduduki Jawa Barat yang mendapat tujuh medali (tiga perak dan empat perunggu).

Kontingen yang masing-masing mendapatkan satu medali perak adalah Kalimantan Utara, Papua Barat, dan lampung.

Kontingen yang mendapatkan satu medali perunggu adalah Riau, Sulsel, dan Sulawesi Utara.

Sementara Aceh, Maluku, Sulteng dan Sumbar tidak mendapatkan medali di lomba layar PON XX Papua 2021 ini.

Cabor layer memperlombakan 17 medali emas, dan diikuti oleh 18 provinsi. Dengan demikian berakhir pulah seluruh perlombaan Cabor layar yang digelar sejak Minggu, 3 Oktober 2021 hingga Selasa, 12Oktober 2021. (Hendrik Hay/Maria/Humas PB PON XX)



















%d blogger menyukai ini: