Lanjut ke konten

Hari ini, Papua Tambah 3 Medali Emas dari Cabor Menembak

JAYAPURA – Cabang Olahraga (Cabor) menembak kembali menambah pundi-pundi perolehan medali emas bagi kontingen Papua di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021.

Bertanding di arena menembak outdoor dan  indoor, Kabupaten Jayapura, Rabu (13/10). Papua berhasil menambah medali emas di tiga nomor, yakni running target atas nama Norma Tri Indriani dengan skor 355, skeet putri beregu atas nama Fanny Febriana Wulandari dan Sarmunah dengan skor 160. Sementara di nomor skeet perorangan diraih Fanny Febriana Wulandari dengan skor 42.

Dengan demikian, hingga hari terakhir pertandingan Cabor menembak PON baik indoor maupun outdoor, tim Papua berhasil menyumbangkan 10 medali emas, 9 perak dan 5 perunggu.

“Dengan total keseluruhan raihan medali emas, Cabang Olahraga Menembak-lah yang paling banyak menyumbang medali bagi Papua dari semua cabor yang diikuti kontingen Papua di PON XX,” kata Ketua Umum Perbakin Provinsi Papua, Jhon Banua Rouw usai bertanding.

Capaian ini, ujar ia, melebihi target awal yakni 5 medali emas di PON XX. Semua hal ini berkat para atlet yang sejak awal bertanding menunjukan performa terbaiknya.

“Di pertandingan menembak tidak ada yang bisa dicurangi, semua hasil langsung keluar ketika setiap atlet melepas tembakan ke arah target,” ujarnya.

Fanny Febriana Wulandari, atlet peraih 4 medali emas di PON XX Papua, mengatakan dirinya sudah menyumbangkan medali sejak bermain di nomor repairment tim, double repairment tim, skeet women tim dan skeet women perorangan.

“Saya sangat bersyukur bisa ikut andil menyumbangkan medali emas bagi Tanah Papua. Ini semua berkat Tuhan dan kerja tim serta pembinaan yang sangat baik,” kata Fanny.

Mengingat PON XX 2020 dalam hitungan jam akan berakhir, dirinya berpesan agar atlet Papua yang belum berkesempatan menyumbangkan medali bagi Papua agar tetap semangat berlatih. Sebab, perjalanan karir olahraga tidak berhenti hanya sampai di PON ini.

“Mari kita terus semangat berlatih dan berjuang untuk Tanah Papua tercinta ini. Karena kekalahan adalah proses untuk menuju kemenangan,” tutupnya. (Alex/Aurora/Humas PB PON XX)



















%d blogger menyukai ini: