
Jayapura,(KPN)— Sebanyak 100 siswa tingkat SMA dari Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kota Jayapura siap memulai tahun ajaran baru 2025/2026 di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Kementerian Sosial Jayapura. Program ini merupakan bagian dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang percepatan pengentasan kemiskinan melalui pendidikan.
Kepala BBPPKS Jayapura Regional VI Papua, Jhon Mampioper, mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan seluruh fasilitas untuk pelaksanaan Sekolah Rakyat Tahap I yang akan resmi dimulai pada Senin, 14 Juli 2025.
“Untuk tahap satu A di seluruh Indonesia, termasuk di Jayapura ini, sudah siap. Ada 100 siswa yang akan memulai pendidikan tanggal 14 Juli. Separuhnya berasal dari Kabupaten Kepulauan Yapen dan sudah berada di asrama. Sisanya dari Kota Jayapura dan akan masuk asrama paling lambat hari Minggu, 13 Juli 2025,” ujar Jhon Mampioper kepada kabarpornumbay.net.Pada Kamis 10 Juli 2025 ,di Abepura

Para siswa ini akan belajar dalam empat rombongan belajar (rombel) yang telah dibentuk. Program ini tidak hanya menyasar anak-anak dari Papua, tetapi juga berbagai daerah lainnya di Indonesia, dengan tujuan utama memberikan akses pendidikan yang layak bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem.
Lebih lanjut, Jhon Mampioper menjelaskan bahwa Tahap I a dari program Sekolah Rakyat dilaksanakan serentak di 63 lokasi nasional. Sementara itu, Tahap I b akan menyusul pada Agustus 2025 di 37 lokasi tambahan, termasuk Kabupaten Biak dan Kabupaten Sarmi.
Selain itu, Tahap I c akan dilaksanakan bersamaan dengan Tahap I b, memanfaatkan fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK) milik Kementerian Ketenagakerjaan yang berada di wilayah Pasir 2.
Program Sekolah Rakyat ini merupakan langkah strategis pemerintah melalui Kementerian Sosial dalam membangun sumber daya manusia berkualitas dan mempersempit kesenjangan pendidikan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).(Selfina)