paduan-susra-polda-papua-752x440
Insert fota paduan suara polda papua(ft/tribranewspapua.com)

Jayapura (KPN) – Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah Kota Jayapura menggelar rapat evaluasi bertempat di Kantor DPM-PPTSP Kota Jayapura, Selasa (30/5/2017). Evaluasi tersebut dalam rangka persiapan lomba Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) 2017 pada September mendatang di Kabupaten Kaimana, Papua Barat.

Ketua LPPD Kota Jayapura Yohanes Wemben mengatakan, rapat evaluasi kemarin bertujuan untuk mengevaluasi seluruh rangkaian latihan yang diikuti anggota Pesparawi Kota Jayapura. “Kam juga mengevaluasi empat kategori lomba yang diikuti kontingen Kota Jayapura. Segala persiapan yang kami lakukan, kami mengevaluasinya hari ini. Semua kekurangan-kekurangan selama latihan dan juga berkaitan dengan kebutuhan nantinya mulai dari kostum kontingen, kostum pentas dan juga kebutuhan lainnya semua dibahas dalam rapat evaluasi hari ini,” kata Wemben usai rapat.

Menurut Wemben, rapat evaluasi ini begitu penting karena untuk bisa menyabet juara dalam lomba itu.

“Kalau Tuhan sayang kami ingin bisa menang di lomba Pesparawi di Kaimana nanti. Ya, memang semua peserta dari kabupaten di Papua/Papua Barat nanti berlomba-lomba untuk bisa menang, dan melakukan persiapan yang terbaik agar meraih yang terbaik. Ya, kalau latihan baik dengan sungguh-sungguh oleh para penyanyi yang bersinergi dengan pelatih, pasti apa yang kita harapkan akan terwujud,” ungkap Wemben.
Wemben mengakui bahwa Kabupaten Jayapura dan Kabupaten  Biak Numfor merupakan pesaing berat dari Kota Jayapura, karena banyak para penyanyi dari  Kota Jayapura hijrah kesana.
“Tapi itu bukan masalah, bukan kendala bagi kami di kota. Karena bagaimanapun juga Kota Jayapura adalah lumbung penyanyi di paduan suara karena di semua dominasi gereja disini ada paduan suaranya  sehingga kita melakukan seleksi, dan yang terbaik itu yang kita pilih untuk tampil di Pesparawi Kota Jayapura menuju Kaimana,” jelasnya lomba Pesparawi nanti akan diikuti 178 peserta termasuk oficial. (SO)