Mama-mama Papua sambil menunggu pembeli, mereka rajut noken. ( ft/ Sonya)

Jayapura ( KPN) – Mama -mama Papua perajin noken, berharap adanya perhatian serius dari Pemerintah baik Provinsi maupun kabupaten kota,

Hal tersebut di sampaikan oleh salah satu mama Papua yang ikut dalam festival noken yang diselenggarakan oleh Majelis rakyat Papua (MRP), pokja perempuan bekerja sama dengan Badan Pemberdayaan perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga berencana Provinsi Papua, Pada, 10 s/d 11 /12/2018,berlangsung di halaman kantor MRP .

Mama Ester Monim salah satu perajin Noken asal kampung Asey, mengatakan sangat senang dengan di gelarnya festival noken ini karena semua mama mama pembuat noken baik dari daerah gunung, pante, hingga pesisir di Tanah Papua bisa berkumpul dan memperkenalkan hasil rajutan tangan mereka karena dari setiap daerah memiliki ciri khas berbeda beda.

Perajin Tas dan Noken kulit kayu asal kampung Asey, Sentani.( ft/ Sonya)

“Saya berharap baik dari pemerintah Provinsi, kabupaten, kota di Papua bisa memberikan tempat yang layak dan strategis seperti di bandara, Hotel, pusat perbelanjaan untuk kami jual noken hasil kerajinan tangan ini sehingga baik tamu tamu yang dari luar papua, ataupun tamu dari luar negri bisa membeli sebagai oleh oleh dan Noken pun semakin di kenal “.katanya .

Ia juga menambahkan para mama- mama Papua,memiliki potensi yang tidak kalah sain dengan para perajin tas atau rajutan di luar Papua , namun salah satu kendala yang mereka hadapi selama ini yaitu sistem pemasara,maka berharap adanya lembaga dari pemerintah yang bisa memfasilitasi mereka untuk mempromosikan noken hasil rajutan mama- mama Papua.( Sonya)