Foto bersama masyarakat kab.jayapura usai mendapatkan sosialisasi tentang Berita Hoax saber pungli dan pemilu yang aman. ( ft/Dok Humas Polda Papua )

Sentani ( KPN) – Pada hari Sabtu tanggal 5 Januari 2019 pukul 09.00 wit bertempat di komplek perumahan warga Jayawijaya dan Tolikara RT. 1 RW. I Kel. Doyo Baru Distrik Waibu Kabupaten Jayapura telah dilaksanakan sosialisasi Deklarasi Anti Hoax, Saber Pungli dan Pemilu yang Aman, Damai dan Sejuk.

Hadir dalam kegiatan yakni Kasat Binmas Polres Jayapura AKP Yudo Winarno, Kasat Tahti Polres Jayapura IPTU Edi Hetaria, KBO Satuan Binmas Polres Jayapura IPTU Dorlince Banundi, Kanit I Politik Satuan Intelkam IPDA Sunggul Sinurat, SH, Kepala Kampung Doyo Baru yang diwakili oleh Ketua RT.1 RW. I Bpk. Yason Tabuni, Tokoh agama, Tokoh adat Pdt. Elvis Wonda dan Warga RT. 1 RW. I Kampung Doyo Baru sekitar 65 orang.

Kepala Kampung Doyo Baru yang diwakili Ketua RT 1 RW. I dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada pihak Polres Jayapura yang dipimpin oleh Kasat Binmas telah meluangkan waktunya untuk menyambangi warga dan semoga nantinya kebersamaan ini dapat terus kita jaga. Kami sampaikan bahwa untuk warga yang tinggal di komplek ini sekitar 120 KK namun yang hadir sekitar 65 orang, kebanyakan adalah Mahasiswa dan pelajar serta sedikit orang tua atau keluarga.

Kasat Binmas Polres Jayapura dalam kesempatannya menyampaikan bahwa maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk menjalin kebersamaan dan silaturahmi dengan warga masyarakat Mamberamo khususnya yang ada di komplek ini dan memberikan pemahaman kepada warga akan rasa cinta tanah air serta nilai-nilai kebangsaan yang luhur dalam Pancasila sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia serta bangga menjadi warga Indonesia.

Terkait paham radikal yang bertentangan dengan NKRI agar dapat terus mengantisipasi segala bentuk gangguan yang akan memecah belah keutuhan NKRI dan kepada warga masyarakat agar tidak ikut-ikutan dengan kegiatan yang bersifat radikal serta melawan pemerintahan yang sah yaitu pemerintah Indonesia karena bisa merugikan diri Sendiri maupun kelompok.

NKRI adalah satu dan tidak ada negara yang berdiri di dalam satu negara seperti yang ingin diperjuangkan oleh saudara-saudara kita yang sampai saat ini masih berseberangan pendapat dengan pemerintah dan meminta hal ini dapat disebar luaskan dan dipahami serta meminta kepada warga agar tidak terpengaruh dengan gerakan-gerakan yang ada di luar sana yang bertentangan dengan pemerintah.

Kepada seluruh masyarakat agar turut mendukung serta mengambil bagian dalam mensukseskan Pilleg dan Pilpres 2019 yang sudah tidak lama lagi dengan tidak menjadi pemicu timbulnya gangguan kamtibmas serta turut menjaga keamanan bersama aparat TNI dan Polri. Selain itu, diharapkan kepada warga masyarakat agar tidak mudah terpengaruh dengan isu – isu negatif dan agar lebih selektif dengan adanya pemberitaan yang tidak benar yang di sebut HOAX serta jangan mudah percaya terhadap isu – isu yang tidak bertanggung jawab atau ikut menyebarkan berita dengan sembarangan.

Diakhir sambumbutannya Kasat Binmas menyampaikan kepada warga bila diluar sana menemukan adanya pungutan-pungutan liar atau palak yang tidak resmi/ liar baik oleh individu maupun instansi agar segera melaporkan kepada petugas Kepolisian mengingat hal tersebut baik pemberi maupun penerima akan mendapatkan sanksi.

Dalam kegiatan tersebut juga, Kasat Binmas menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada para tokoh masyarakat, pelajar dan pemuda yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama.( Humas Polda Papua)