Hutan penyangga yg dialih fungsikan sebagai lahan bercocok tanam, tepatnya di samping kediaman rumah jabatan walikota Jayapura. ( ft/ Sonya)

Jayapura ( KPN)- Kerusakan lingkungan yang terus menerus terjadi khususnya masih mereknya aktivitas perambahan pohon dan kayu secara ilegal yang terjadi di ibu kota provinsi papua ini, mengakibatkan sebagian hutan menjadi gundul dan tandus, serta berdampak buruk apa bila terjadi hujan yang dapat menimbulkan bencana banjir dan longsor, mendapat tanggapan serius dari walikota Jayapura DR.Benhur Tomi Mano, MM. Walikota yang juga merupakan anak asli port numbay tersebut, memerintahkan satuan polisi pamong praja untuk menertibkan para pelaku penebangan pohon secara liar .

” Saya minta Sat pol pp membuat papan bicara tempatkan itu disetiap sudut kota dan daerah hijau, kita harus selamatkan hutan kita , Saya juga perintahkan ke satpol untuk menyita kayu- kayu yang ditaru di pinggir jalan, dari mana kayu itu berasal, jagan main tebang sembarangan,” tegas orang nomor satu dikota Jayapura tersebut disela peresmian pos jaga TNI/POLRI dijalan alternatif, Rabu (13/2/2019).

Walikota berharap, kota jayapura bisa menjadi taman eden buatan yang indah , rapi, dan bersih, sehingga masyarakat dikota yang dijuluki Ngeri matahari ini dapat hidup sehat dan indeks kebahagian manusianya meningkat .( Humas kota Jayapura)