Evakuasi korban banjir bandang ( Dok. Polda Papua )

Jayapura ( KPN) – Hingga Kamis Malam (21/3/2019) ,pukul 18.00 WIT , data korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Sentani bertambah menjadi 105 orang , dari hasil pencarian tim gabungan TNI-Polri dan Basarnas.

Lokasi terdampak parah di Kabupaten Jayapura : Distrik Sentani Kel/Kampung (Kelurahan Hinekombe, Kel. Dobonsolo, Kel. Sentani Kota, Kampung Yahim, Kamp Sereh) ; Distrik Waibu (Kampung Doyo Baru) ; Distrik Sentani Barat (Kampung Kertosari) ; Distrik Ravenirara (Kampung Yengu Dosoyo) ; Distrik Depapre.

Adapun Update terbaru data korban hari Kamis tanggal 21 Maret 2019 sampai dengan pukul 18.00 Wit:

Untuk hari Kamis tanggal 21 Maret 2019 Jumlah korban yang ditemukan sebanyak 105 Jenazah (Data Posko Induk Sentani).

Untuk hari ini 3 jenazah telah ditemukan yakni 2 jenazah di Komba yaitu 2 perempuan diperkirakan berumur 30 tahun dan 40 tahun, untuk di Tabita 1 balita (hancur).

Dua korban tersebut ditemukan oleh K-9 (anjing pelacak) di Komba, sehingga total jenazah yang ditemukan oleh K9 selama 3 hari ini yaitu sebanyak 19 Jenazah diantaranya 15 jenazah pada hari Selasa tanggal 19 Maret 2019, 2 Jenazah pada hari Rabu tanggal 20 Maret 2019 dan 2 Jenazah pada hari Kamis tanggal 21 Maret 2019.

Sementara itu Jumlah korban yang belum ditemukan: 94 orang dilaporkan di Pos Induk Sentani (Laporan dari keluarga dan masyarakat), dan Jumlah jenazah yang telah di evakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara : 90 Kantong Jenazah (4 jenazah hari ini masuk);

Sementara itu juga Jumlah Jenazah yang telah teridentifikasi : 61 jenazah;

a. Tiara;

b. Nur Asifah;

c. Jean Felle;

d. Edi Giori Gilbert Fernadus;

e. Gunawan Weya;

f. William Steven Erary;

g. Wilem Tapilatu;

h. Elsita F. Setiarini;

i. Elisa Benyamin Fernandus;

j. Yunanik;

k. Aglan Monim;

l. Loowik Tukayp;

m. Kaidina Wanimbo;

n. Martina Maria Monim;

o. Bayi Ny. Mira Wenda;

p. Evelin Elin Korwa;

q. Kristian Erary;

r. Viktoria Erary;

s. Denselina;

t. Nortee Monim;

u. Ikel Wenda;

v. Poniman Tabuni;

w. Mince Payokwa;

x. Witen Li alias Withen Efendi;

y. Santi Van Gobel;

z. Supardi Hasan.

aa. DewiyanaLidiawati Yom;

bb. Titus Malo;

cc. Willem Suebu;

dd. Sariana;

ee. Septian Bida Kedeng;

ff. Enagap Kogoya;

gg. Ubena Murib;

hh. Estrael Kogoya;

ii. Rikardo Lepi;

jj. Alex Kogoya;

kk. Boyke Tamba tua Sihombing;

ll. Yosafat C. Ronaldo Duwiri;

mm. Maria Hana Yom;

nn. M. Ardiansyah;

oo. Oktovina Andatu;

pp. Bendina tabuni;

qq. Jimmy hendrik Ondi;

rr. Yafet Yom;

ss. Yosepin Monim;

tt. Ningsih M. Suebu;

uu. Kristina Monim;

vv. Arlyn Meyerary;

ww. Lamek Monim;

xx. Yubelina Malo;

yy. Medinus Wenda;

zz. Bocis Wisal;

aaa. Risma Handayani Supardi;

bbb. Rambo Wanimbo;

ccc. Ance Kogoya;

ddd. Yahya kasipdana;

eee. Yerison Kogoya;

fff. Brian Natanael Sokoy;

ggg. Mulin Enembe;

hhh. Melati Kea;

iii. Serly Pahabol.

5. Jumlah korban yang belum teridentifikasi : 29 kantong jenazah.

6. Korban terdampak : 11.725 KK (Distrik Sentani, Waibu dan Sentani Barat);

7. Korban luka-luka : 915 yakni:

a. Luka berat: 107 orang;

b. Luka Ringan : 808 orang.

8. Jumlah pengungsi: 11.156 orang yang

ditempatkan di beberapa titik yakni Halaman Kantor Bupati Jayapura dan rumah rumah warga yang tidak terkena banjir. Adapun rincian pengungsi yakni:

a. BTN Bintang Timur : 600 orang;

b. BTN Gajah mada : 1450 orang;

c. Doyo baru (Gereja Advent) : 153 orang;

d. Doyo lama : 1373 orang;

e. HIS : 600 orang;

f. Sil : 1000 orang:

g. Gunung merah : 1453 orang;

h. Permata Hijau: 120 orang;

i. Asrama Himles 50 orang;

j. Panti jompo : 23 orang;

k. Rindam : 220 orang;

l. Kampung netar : 43 orang;

m. Kompi D : 108 orang;

n. Puspenka : 200 orang;

o. Yayasan Abdi Nusantara: 900 orang;

p. Kerto sari : 182 orang;

q. Sabron Yaro : 45 orang;

r. BTN Efata: 121 orang:

s. Pasar baru : 250 orang:

t. Gereja Soar pasar lama : 69 orang:

u. BTN Sosial : 150 orang;

v. Gereja Yahim: 170 orang;

w. Kehiran : 300 orang;

x. Toladan : 111 orang;

y. Stikes : 150 orang;

z. Belakang Bali Desa Advent : 75 orang;

aa. Posko Pengungsian (Bas Youwe) : 25 orang;

bb. Posko pengungsian (Puspenka Hawai): 1.215 orang

Sementara untuk jumlah kerusakan dan kerugian adalah sebagai berikut :

9. Kerugian material:

a. Pemukiman 375 rumah rusak berat;

b. Jembatan 4 rusak berat;

c. Drainase 8 rusak berat;

d. Jalan 4 rusak berat;

e. Gereja 3 rusak berat;

f. Masjid 2 rusak berat;

g. Sekolah 8 rusak berat;

h. Ruko 104 rusak berat;

i. Pasar 1 rusak berat;

Data korban yang di rawat di beberapa rumah sakit yakni: Rumah Sakit Bhayangkara : 10 orang yang masih dirawat (awalnya 23 orang, 3 orang boleh pulang, 6 rawat jalan, Rujuk 4 orang (RS Dok II),Rumah Sakit Umum Daerah Yowari : 5 orang (awalnya 35 orang kemudian 1 orang di Rujuk ke Rumah Sakit Dian Harapan karena mengalami luka berat dan 29 orang sudah diperbolehkan pulang).

Rumah sakit Dian Harapan : 1 orang (Rujukan dari Rumah Sakit Yowari) dan Rumah Sakit Dok II : 4 Orang (Rujukan dari RS Bhayangkara).

Jumlah personil tanggap bencana : 2303 personil gabungan, Jumlah Armada yang digunakan: 43 armada

Tim gabungan TNI-Polri dan Basarnas masih terus melakukan pencarian terhadap korban, tidak menutup kemungkinan jumlah korban akan bertambah. Personel TNI/Polri masih dikerahkan disetiap titik yang dianggap sebagai tempat terparah dan terdapat korban jiwa.

Selain melakukan pencarian terhadap korban jiwa, Tim gabungan juga melakukan pembersihan di beberapa titik yang terdampak banjir bandang yakni Jalan Sosial, Kemiri dan Doyo Baru.

Perlu diketahu juga, setelah dilakukan survei pada hari Rabu tanggal 20 Maret ke lokasi pemukiman yang berada di Danau Sentani oleh Dit Polairud Polda Papua terdapat 25 Kampung yang terendam banjir.( sumber Humas Polda Papua)