Lanjut ke konten

APBD Papua Fokus Ke PON, Corona Hanya Dapat 20 M

Penyemprotan Disinfektan Pencegahan Covid-19 oleh Lurah Wahno
Foto : Dok Kelurahan Wahno – Kota Jayapura

Jayapura,(KPN) – (5/4) – ANGGARAN Pendapatan Belanja daerah (APBD) Provinsi Papua tahun 2020, sebesar 14,60 Triliun. Dari jumlah ini, setengahnya yaitu Rp 2,5 Trilun tersedot untuk penyelenggaraan PON XX 2020 dan belanja daerah lain. Sementara untuk penanganan wabah virus Corona (COVID-19), hanya Rp 20 Miliar atau kurang dari 1 %.

Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe kepada wartawan di Jayapura belum lama ini menyartakan, bahwa dalam rangka menangani Virus Corona (Covid-19), Pemerintah Provinsi Papua akan mengkaji ulang anggaran yang sudah ditetapkan. Untuk itu, Gubernur akan melakukan koordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Kesehatan untuk mengkaji anggaran yang sudah ditetapkan.

Sementara itu, menurut data yang dihimpun penulis dari media online DPRD Papua terbitan pertengahan Maret lalu, bahwa untuk pencegahan dan penanganan penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di Papua maka Satgas Pencegahan Corona Papua mengusulkan anggaran sebesar 170 milyar Papua kepada Pemprov Papua dan DPR Papua.

Menanggapi permintaan Satgas Pencegahan Corona Papua, lalu Ketua DPR Papua Jhony Banua Rouw,SE meminta Satgas untuk coba menghitung ulang, berapa kebutuhan riil anggaran yang dibutuhkan.

“Masalahnya, dana kita yang tersedia hanya Rp 25 M,” tegas Banua kepada usai memimpin Rapat Terbatas Pimpinan DPRP bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Papua di ruang Banggar DPRP, Kamis (19/03/20).

Banua menegaskan, kalaupun Satgas Pencegahan Corona menghitung ulang kebutuhan riil anggaran, tentunya DPRP dan TAPD Provinsi Papua harus membahas kembali anggaran yang dibutuhkan dalam penanganan corona di Papua.

“Persoalan yang kita hadapi, yaitu hampir sebagian besar anggaran dalam APBD 2020 difokuskan untuk penyelenggaraan PON XX 2020 dan belanja daerah lainnya,” Kita akan mengambil langkah-langkah, salah satunya dengan menggeser anggaran secara proposional sambil menunggu proses pembahasan dan penetapan APBD Perubahan Tahun 2020, ” kata Banua.

Foto : Dok Kelurahan Yobe – Kota Jayapura

Dari anggaran yang disiapkan itu, tampaknya anggaran untuk penanganan virus corona di Provinsi Papua, tergolong paling kecil bila dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia. Katakan saja, untuk perangi corona, DKI Jakarta menyiapkan : Rp 3 Triliun dari dari APBD Rp 87,95 T. Pemprov Jabar Rp 500 M dari APBD Rp 46,09 T. Pemprov Jateng Rp 1,4 T dari APBD Rp 28,3 T dan Pemprov Jatim sebesar Rp 264 M dari APBD Rp 35 T.

Di tingkat kabupaten di Provinsi Papua, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, menyiapkan anggaran Rp160 miliar. Kalau di luar Papua, untuk Pemkab Musi Banyuasin menyiapkan Rp 500 M dari APBD Rp 4,1 T.

Sementara di tingkat nasional, dana yang disiapkan dari APBN untuk lawan corona sebesar Rp 405 Triliun.

Seperti yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Selasa (24/3) lalu, pemerintah daerah provinsi, kabupaten dan kota diminta wajib melakukan refocusing kegiatan dan melakukan realokasi anggaran untuk mempercepat penanganan COVID-19. Baik terkait dengan isu-isu kesehatan maupun yang terkait dengan isu-isu ekonomi. (Krist Ansaka)

%d blogger menyukai ini: