Lanjut ke konten

Pemkab Jayapura Siapkan 534 Ribu Masker Untuk Dibagikan ke Masyarakat






Sentani (KPN)- Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura melalui tim gugus tugas percepatan penanganan Covid 19 terus melakukan berbagai upaya untuk menekan penyebaran virus Covid 19 di wilayah kabupaten Jayapura. Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah kabupaten Jayapura yakni menyiapkan masker kain sebanyak 534 ribu pcs.

Dinas Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak Kabupaten Jayapura, selaku penanggung jawab produksi masker masal untuk masyarakat di Kabupaten Jayapura telah memulai produksi pembuatan masker kain tersebut dengan melibatkan ibu-ibu dan juga beberapa penjahit lokal.

“Ini juga bertujuan sebagai pemberdayaan ekonomi masyarakat, kita berdayakan ibu-ibu yang mempunyai keahlian menjahit dan juga melibatkan beberapa penjahit lokal,” ungkap Miriam Soumilena kepada wartawan di sekretariat percepatan penanganan Covid 19 di Kabupaten Jayapura, Selasa (14/4).

Selanjutnya dari hasil produksi masker kain ini nanti pihaknya akan membagikan ke masyarakat di 139 Kampung dan 5 Kelurahan yang ada di wilayah kabupaten Jayapura dengan estimasi masing-masing keluarga mendapatkan dua sampai tiga lembar masker secara gratis.

“Jumlah keseluruhan masker yang akan kami siapkan sebanyak 534 ribu pcs, dengan estimasi setiap warga itu akan mendapatkan dua sampai tiga masker di setiap kampung,” katanya.

Dia menjelaskan penyaluran masker ini akan diberikan secara bertahap di setiap kampung yang ada.

Untuk tahap pertama ini masker yang sudah disalurkan ada 7000 pcs masker akan diberikan kepada masyarakat yang menetap di sekitar jalan protokol Kota Sentani mulai dari batas kota sampai Kota Sentani dan sekitarnya.

Selanjutnya pada Kamis mendatang pihaknya juga akan membagikan sebanyak 16 ribu masker ke warga yang berdomisili di sekitar Distrik Waibu kearah Barat.

Sementara untuk pembiayaan pembuatan masker ini berasal dari alokasi dana kampung yang mana setiap kampung menyisihkan masing-masing menyisihkan 10 juta rupiah diambil dari dana 100 juta rupiah untuk penanganan covid 19 ditingkat kampung. (Humas Covid 19).

%d blogger menyukai ini: