20170605_105712
Suasana Ibadah Perayaan Pentakosta II di Kompleks Organda, Padang Bulan. (SO)

Jayapura (KPN). Senin (05/06/2017) sebanyak 20 jemaat di Rayon C wilayah pelayanan GKI Klasis Jayapura melaksanakan Ibadah Perayaan Pentakosta II, bertempat di Kompleks Perumahan Organda Padang Bulan. Tuan rumah dalam ibadah Perayaan Pentakosta II tahun 2017 ini, yaitu Jemaat GKI Lembah Yordan Padang Bulan.
Perayaan Pentakosta ini mengusung thema, datanglah kerajaan-Mu yang terambil dari Kitab Injil Matius Pasal 6 ayat 10. Sementara sub thema Perayaan Pentakosta yaitu, Melalui Perayaan Pencurahan Roh Kudus, Gereja terpanggil mengevaluasi penatalayanan untuk membangun umat GKI serta mengantisipasi Radikalisme Agama yang mengganggu stabilitas hidup jemaat dan bermasyarakat.
Ketua Majelis Jemaat GKI Lembah Yordan, Pdt. Moses Pulalo yang menjadi pelayan firman dalam ibadah ini menyampaikan refleksi yang diangkat dari Kitab Kisah Para Rasul, pasal 1 ayat 8. Pendeta Moses Pulalo menjabarkan 4 fenomena yang dianggap mengkhawatirkan saat ini, yakni spiritisme, kargoisme, mamonisme, nominalisme, fanatisme dan pluralisme.
“ Jemaat Tuhan yang diberkati dan dikasihi, apa itu roh kudus? Yang pertama, Roh kudus adalah Allah sendiri. Dengan kehadiran roh kudus, manusia dikuatkan dan mengenal jati dirinya sebagai manusia” terang moses pulalo. Pelayan firman juga menyampaikan, bahwa roh kudus bekerja untuk memberi kehidupan, memberi pencerahan serta membebaskan.
“ Kisah Para Rasul 1 ayat 8 berkata, dari yerusalem, yudea dan samaria. Tinggalkan egomu, tinggalkan sukumu, daerahmu, asalmu. Dalam Yesus, siapapapun dia adalah saudaramu” pesan pelayan firman. Selanjutnya Pendeta Moses Pulalo berpesan bahwa apapun sukumu, apapun agamamu, apapun ajaranmu, apapun imanmu, kita adalah satu kota, kota jayapura.
“Semoga di hari Raya Pentakosta kedua ini kita pulang, roh kudus tidak dicuri oleh hujan. Roh kudus tetap ada dengan demikian segala apa yang kita pikirkan, Roh Kudus akan menolong kita melakukan yang terbaik, demi jemaat, demi masyarakat, demi kampung halaman kita, demi Kota Jayapura” pungkasnya. (SO)